<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Curug Dago</title>
	<atom:link href="http://omas56.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://omas56.wordpress.com</link>
	<description>Eksotis, Realistis , Legendaris &#38; Mistis</description>
	<lastBuildDate>Thu, 14 Jan 2010 03:07:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='omas56.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/0c566b4faeacd4e9bf8d3c209f78bd60?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Curug Dago</title>
		<link>http://omas56.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://omas56.wordpress.com/osd.xml" title="Curug Dago" />
	<atom:link rel='hub' href='http://omas56.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Mari kita  wariskan mata air kepada anak cucu kita, jangan mewariskan  air mata</title>
		<link>http://omas56.wordpress.com/2010/01/14/mari-kita-wariskan-mata-air-kepada-anak-cucu-kita-jangan-mewariskan-air-mata/</link>
		<comments>http://omas56.wordpress.com/2010/01/14/mari-kita-wariskan-mata-air-kepada-anak-cucu-kita-jangan-mewariskan-air-mata/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 03:07:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>omas56</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://omas56.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[“2 Wali Kota dan 2 Bupati  Bandung Tanam Pohon Penghijauan di Curug Dago” Oleh :Omas Witarsa.               Dengan disambut  Seni tradisional Gotong Singa yang dilakukan oleh serombongan wanita dari sanggar Monita , kemudian tarian lengser anak kecil yang begitu lincah , tari Jaipongan  dan tarian Pencak Silat . Acara yang sedianya  dimulai jam 09.00 Wib. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=omas56.wordpress.com&amp;blog=10449257&amp;post=15&amp;subd=omas56&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>“2 Wali Kota dan 2 Bupati  Bandung Tanam Pohon Penghijauan di Curug Dago”</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Oleh :Omas Witarsa.</strong></p>
<p style="text-align:center;"><img title="spadk-lcrp" src="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/spadk-lcrp.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/rtlair-lntera.jpg"></a><a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/gtng-snga.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-33" title="gtng-snga" src="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/gtng-snga.jpg?w=300&#038;h=206" alt="" width="300" height="206" /></a> <a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/paduansuara-ibukecoblong.jpg"></a></p>
<p>            Dengan disambut  Seni tradisional Gotong Singa yang dilakukan oleh serombongan wanita dari sanggar Monita , kemudian tarian lengser anak kecil yang begitu lincah , tari Jaipongan  dan tarian Pencak Silat . Acara yang sedianya  dimulai jam 09.00 Wib. Mundur waktunya sampai jam 10.30  wib. Karena ada keterlambatan kedatangan salah seorang Bupati Bandung.</p>
<p><a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/bandwanita.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-34" title="bandwanita" src="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/bandwanita.jpg?w=300&#038;h=183" alt="" width="300" height="183" /></a><a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/ritual-air.jpg"></a></p>
<div class="mceTemp"><a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/lepasburung.jpg"></a></div>
<p>      <a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/tarik-jrng.jpg"></a>    Di Balegede   tempat panggung upacara , para undangan  sambil menanti acara dimulai menikmati sajian hiburan Band yang dimainkan oleh gadis-gadis cantik, dengan lagu-lagu bertemakan lingkungan seperti lagu “Curug Dago “,  begitu juga kelompok Galengan menyajikan musik dari bambu. seperti Karinding dll<a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/kerjasama_upl.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-29" title="kerjasama_UPL" src="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/kerjasama_upl.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p>             Acara yang diberi nama <strong>“Penanaman Pohon di Wilayah Perbatasan Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan  Kabupaten Bandung Barat , dan Bandung Timur  “.</strong>dilaksanakan pada hari Rabu 23 Desember 2009   kali ini dipusatkan di Bale Gede  yang ada di Curug Dago  Bandung dan menanam  2400 batang pohon  yang terdiri dari pohon Damar, Matoa, Sawokecik, Salam, Kayu manis, Kayu putih, Huni, Tanjung dll .      </p>
<p>                 Penanaman  untuk di empat wilayah itu berada diperbatasan  Bandung Kulon dengan Cimahi, Kecamatan Panyileukan dengan Kabupaten Bandung, Kecamatan Ujung Berung dengan Kabupaten Bandung Timur.</p>
<p>        <img title="paduansuara-ibukecoblong" src="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/paduansuara-ibukecoblong.jpg?w=300&#038;h=239" alt="" width="300" height="239" />   Dengan dihadiri oleh lebih dari 500 undangan dari berbagai instansi dan lapisan masyarakat Bandung, LSM Camel, Gemapeta, Penjara, Komunitas Kasundaan “Lantera”, Galengan dll ,Padepokan Toni Kanwa , dan Para pelajar SD,SMP,SMA, Pramuka dan sejumlah awak media yang ada di Bandung .</p>
<p> <a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/tiga-a.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-25" title="tiga-A" src="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/tiga-a.jpg?w=300&#038;h=252" alt="" width="300" height="252" /></a>            Acara dimeriahkan  oleh Trio A  (Aom Kusman ,Asep Truna dan Teh Acik)  yang bersama memandu acara sehingga berlangsung penuh dengan humor  serius tapi santai.</p>
<p>           Setelah Pembacaan Ayat Suci Al’quran, dilanjutkan dengan sambutan dari  Kapala Bapeda Jawa-barat  Tjutju Nurdin  , dalam laporanya mengatakan : “ kegiatan penghijauan yang dilakukan diharapkan dapat memotivasi seluruh masyarakat  di setiap daerah agar lebih giat lagi menggalakkan penghijauan , pemeliharaan dan pengawasan agar dapat dicapai dengan optimal hasilnya. “.</p>
<p>       <a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/iwan-soleh-si-jawerkotok.jpg"><img title="Iwan-soleh--si-jawerkotok" src="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/iwan-soleh-si-jawerkotok.jpg?w=300&#038;h=239" alt="" width="300" height="239" /></a>      Penyair Iwan Soleh berhasil menggelitik hadirin dengan Puisi  yang berjudul “Jawer kotok “, tumbuhan yang satu ini sekarang sudah mulai ditinggalkan oleh warga kota,  tumbuhan Jawer kotok ini  bagi orang Sunda  dahulu adalah saksi bagi lahirnya jabang bayi ke dunia . Tumbuhan yang  mengandung philosofi <em>one man one tre</em>, yang sejak zaman dahulu kala telah di terapkan oleh nenek moyang urang Sunda.</p>
<p> 4 batang Pohon Damar  ditanam oleh 4 tokoh  Pemerintah daerah Jawa-barat( Walikota Bandung Dada Rosada sebagai tuan runah, Bupati Bandung Obar Subarna, Bupati Bandung Barat  Abubakar, dan Wakil Walikota Cimahi Eddy Rahmat)  pohon  ini dipilih karena kata “<em>Damar</em> “ dalam bahasa sunda berarti Lampu.</p>
<p>             Pohon damar juga memiliki fungsi sebagai pohon yang produktif  (sebagai pohon pelindung, Getahnya dapat dimanfaatkan  untuk industri , anti rayap  , kayunya juga dapat digunakan sebagai  baham bangunan dll ),  dengan demikian diharapkan mampu menerangi hati masyarakat  Bandung agar menjadi lebih sadar lingkungan .                      </p>
<p>       <a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/bpt-bdg-obsub.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-24" title="Bpt-bdg-Obsub" src="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/bpt-bdg-obsub.jpg?w=202&#038;h=182" alt="" width="202" height="182" /></a>           Bupati Bandung Obar Subarna menyebutkan sekitar Rp 3,5 miliar sampai 4 Miliar APBD Kabupaten Bandung mengalokasikan anggaran untuk Penghijauan dan rehabilitasi lahan kritis , Untuk kabupaten Bandung yang luasnya mencapai 6000 ha baru 35 persen hutan rakyat dan hutan negara yang sudah dihijaukan , diperkirakan th 2010 bisa selesai dihijaukan .</p>
<p>                  Seniman Dodong Kodir ( 100 bh lebih membuat  alat musik dari sampah )  berhasil memukau hadirin  dengan salah satu  alat musik yang diberi nama Tornadong ( Tornado Buatan Dodong  terbuat dari buah waluh kukuk yang diberi Fiber dan per penggetar  sehingga menghasilkan suara yang dahsyat) . menggelegar menelusuri sela pepohonan pinus kemudian lenyap ditelan deru Air terjun Curug Dago  yang legendaris.</p>
<p><a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/persiapan-upacara-penghijau.jpg"></a><a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/iwan-soleh-si-jawerkotok.jpg"></a>   <a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/dodng.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-23" title="dodng" src="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/dodng.jpg?w=300&#038;h=251" alt="" width="300" height="251" /></a>    Dodong kodir pun mempersilahkan Pak Wali dan Pak Bupati untuk mencoba membunyikan alat musik yang terbuat dari sampah bersama-sama , dan mendapat aplaus yang luar biasa dari penonton.</p>
<p>                Tak ayal Asep truna yang jadi MC nyeletuk : <em>“…. bisa we Si Dodong mah  ngagawekeun pak Bupati jeung pak Wali  teh….!  “  </em></p>
<p>      <a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/copy-of-dsc00134.jpg"></a>         Dalam kesempatan itu walikota Bandung mengatakan :  “….tidak kurang dari 50.000 pohon  dibutuhkan untuk menghijaukan green belt  di perbatasan kota , ia pun  mengundang  Seniman ( Jufri ), Wartawati ( Detik .Com) , seorang Ibu perwakilan dari Kec.Coblong, dan LSM  Camel ( Toteng ), untuk naik ke panggung dan meminta kepada mereka untuk mengucapkan komitmenya  disaksikan  para hadirin semuanya.<a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/komitmen-bersama.jpg"><img title="komitmen-bersama" src="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/komitmen-bersama.jpg?w=300&#038;h=208" alt="Komitmen bersama Seniman,LSM,Wartawan dan Warga Coblong" width="300" height="208" /></a><a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/wali-dan-bup-tertawa.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-37" title="Wali-dan-Bup-tertawa" src="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/wali-dan-bup-tertawa.jpg?w=300&#038;h=210" alt="" width="300" height="210" /></a><a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/dsc00163.jpg"></a></p>
<p>Walikota Bandung Dada Rosada menutup sambutanya dengan kalimat yang sangat dalam artinya : <strong><em>“…..Mari kita wariskan  mata air kepada anak cucu kita, jangan mewariskan  Airmata” .</em></strong>        <a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/ka-depag.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-31" title="Ka-Depag" src="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/ka-depag.jpg?w=148&#038;h=144" alt="" width="148" height="144" /></a>      </p>
<p><a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/komitmen-bersama.jpg"></a> </p>
<p>Do’a disampaikan Kepala Departemen agama  Jawa Barat, dan  dalam kesempatan itu sempat dibagikan buku “ Fikih Lingkungan “ kepada  ke empat pejabat dan beberapa undangan lainnya .</p>
<p> Begitu pula Kepala Tahura  ikut membagikan  buku Pesona  Tahura .</p>
<p> <a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/lepasburung1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-26" title="lepasburung" src="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/lepasburung1.jpg?w=231&#038;h=188" alt="" width="231" height="188" /></a>Acara berikutnya adalah penanaman pohon dan pelepasan burung , kemudian dilanjutkan denga peresmian penggunaan jaring sampah di sungai Cikapundung.<a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/rtlair-lntera.jpg"><img class="alignright" title="rtlair-lntera" src="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/rtlair-lntera.jpg?w=224&#038;h=146" alt="" width="224" height="146" /></a>    <a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/tarik-jrng.jpg"><img title="tarik-jrng" src="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/tarik-jrng.jpg?w=248&#038;h=182" alt="" width="248" height="182" /></a> <a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/copy-of-dsc00134.jpg"><img class="alignleft" title="Copy of DSC00134" src="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/copy-of-dsc00134.jpg?w=213&#038;h=155" alt="" width="213" height="155" /></a>  <a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/ritual-air.jpg"><img title="ritual-air" src="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/ritual-air.jpg?w=214&#038;h=154" alt="" width="214" height="154" /></a></p>
<p style="text-align:right;"> </p>
<p><a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/dsc00163.jpg"><img title="DSC00163" src="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/dsc00163.jpg?w=193&#038;h=266" alt="" width="193" height="266" /></a></p>
<p style="text-align:right;"> Penandatanganan<a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/ritual-air.jpg"></a> Wasiat Cikapundung olehBupati dan walikota beserta para pejabat yang mengiringinya, serta persembahan ritual air oleh  LenteraNusantara </p>
<p><a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/spadk-lcrp.jpg"></a>Jaring sampah diturunkan  untuk mengurangi menumpuknya sampah di Curug Dago</p>
<p>           Setelah itu Pak Wali dan rombongan menuju perbatasan Bandung dan kabupaten . yang berada di tepian jembatan Cikapundung  dekat PLTA Bengkok.   <a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/tanam-batas-kota.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-32" title="tanam-batas-kota" src="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/tanam-batas-kota.jpg?w=299&#038;h=276" alt="" width="299" height="276" /></a>                                                                                         </p>
<p>Beberapa Instansi dan Komunitas tradisional turut Mendukung acara ini</p>
<p>“Camel” Koordinasi sebelum Upacara Penghijauan dan Launching CRP bersama Kapolsek Coblong  “</p>
<p> <a href="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/persiapan-upacara-penghijau.jpg"><img title="persiapan-upacara-penghijau" src="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/persiapan-upacara-penghijau.jpg?w=354&#038;h=98" alt="" width="354" height="98" /></a>      Sayang sekali suksesnya acara ini menyajikan cerita sedih tentang ketidak pedulian terhadap upaya melestarikan lingkungan di kawasan Dago ini :” ……. r<strong><em>upanya para pengusaha disepanjang jl. Dago yang jumlahnya banyak  itu  , sama sekali tidak peduli dengan lingkungan mereka  , ini terbukti dengan tidak satupun dari 50 buah lebih proposal yang dikirimkan ke pengusaha FO,Hotel,Café, Kantor-kantor Pemerintah maupun swasta ……..tidak satupun yang peduli dan  merespon positif , apalagi jadi sponsor tunggal …! …  LSM  Camel ini telah bergerak sejak 7 bulan yang lalu , melakukan program bersih sungai Cikapundung dan memberikan contoh kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.  Dengan biaya sendiri alias patungan dari  masyarakat dan warga sekitar Curug Dago yang peduli. untuk makan(ngaliwet) sehari-hari apa adanya  , “ CRP“  ini akan berjalan terus , sampai Cikapundung menjadi bersih  dan kawasan Dago ke atas  menjadi hijau , ini adalah langkah awal bukan puncak dari program CRP  “.</em></strong>  Demikian kata salah seorang aktifis linggkungan  yang enggan disebut namanya . ( Omas Witarsa, LPM  USDI- ITB 24/12/2009 )</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/omas56.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/omas56.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/omas56.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/omas56.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/omas56.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/omas56.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/omas56.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/omas56.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/omas56.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/omas56.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/omas56.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/omas56.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/omas56.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/omas56.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=omas56.wordpress.com&amp;blog=10449257&amp;post=15&amp;subd=omas56&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://omas56.wordpress.com/2010/01/14/mari-kita-wariskan-mata-air-kepada-anak-cucu-kita-jangan-mewariskan-air-mata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b5f4352434389076b96ce32cbad24bd4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">omas56</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/spadk-lcrp.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">spadk-lcrp</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/gtng-snga.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">gtng-snga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/bandwanita.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">bandwanita</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/kerjasama_upl.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kerjasama_UPL</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/paduansuara-ibukecoblong.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">paduansuara-ibukecoblong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/tiga-a.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">tiga-A</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/iwan-soleh-si-jawerkotok.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Iwan-soleh--si-jawerkotok</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/bpt-bdg-obsub.jpg?w=286" medium="image">
			<media:title type="html">Bpt-bdg-Obsub</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/dodng.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">dodng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/komitmen-bersama.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">komitmen-bersama</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/wali-dan-bup-tertawa.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Wali-dan-Bup-tertawa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/ka-depag.jpg?w=290" medium="image">
			<media:title type="html">Ka-Depag</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/lepasburung1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">lepasburung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/rtlair-lntera.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">rtlair-lntera</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/tarik-jrng.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">tarik-jrng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/copy-of-dsc00134.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Copy of DSC00134</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/ritual-air.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ritual-air</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/dsc00163.jpg?w=206" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00163</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/tanam-batas-kota.jpg?w=299" medium="image">
			<media:title type="html">tanam-batas-kota</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2010/01/persiapan-upacara-penghijau.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">persiapan-upacara-penghijau</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kembali Ke Taman Wisata Air Terjun Curug Dago</title>
		<link>http://omas56.wordpress.com/2009/11/12/kembali-ke-taman-wisata-air-terjun-curug-dago/</link>
		<comments>http://omas56.wordpress.com/2009/11/12/kembali-ke-taman-wisata-air-terjun-curug-dago/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 08:52:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>omas56</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://omas56.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Kembali Ke Taman Wisata Air Terjun “Curug Dago” Oleh : Omas Witarsa Mencoba sarana baru “Flying fox”  di Taman Wisata Air Terjun Curug Dago &#160; &#8220;Paradisi in sole, Paradisus Territris&#8221; (John Parkinson 1629)                       Kuncen Bandung dalam bukunya “Semerbak Bunga di Bandung Raya “ di halaman 331 bab X  mengutip sebuah ungkapan bahasa Belanda  yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=omas56.wordpress.com&amp;blog=10449257&amp;post=3&amp;subd=omas56&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kembali Ke Taman Wisata Air Terjun “Curug Dago”</strong></p>
<p>Oleh : Omas Witarsa</p>
<p><a href="omaswitarsa.blog"><img class="alignnone size-full wp-image-5" title="Untitled-1" src="http://omas56.files.wordpress.com/2009/11/untitled-1.jpg?w=450&#038;h=354" alt="Untitled-1" width="450" height="354" /></a></p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td>Mencoba sarana baru “Flying fox”  di Taman Wisata Air Terjun Curug Dago</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<p><em><strong>&#8220;Paradisi in sole, Paradisus Territris&#8221;</strong> </em></p>
<p><em>(John Parkinson 1629)</em><em> </em></p>
<p>                     Kuncen Bandung dalam bukunya “Semerbak Bunga di Bandung Raya “ di halaman 331 bab X  mengutip sebuah ungkapan bahasa Belanda  yang ditulis oleh <strong>John Parkinson</strong> 1629  : ”Paradisi in sole Paradisus territris” , yang artinya Taman dibawah terik matahari adalah surga diatas bumi .</p>
<p>                     Sebuah ungkapan yang begitu dalam yang membuat kita menjadi sadar bahwa pentingnya taman bagi lingkungan hidup kita . Taman sebagai lahan terbuka dengan aneka tumbuhan apalagi bila dilengkapi dengan sarana umum yang berkelas , sehingga taman-taman itu wangi harum bunga nan mekar berseri dan tidak menjadi taman Pesing ( ini bukan nama tempat  yang ada di daerah Jakarta  lho) maksudnya “ maaf….! berbau pesing karena tanpa fasilitas wc yang terawat baik kalaupun ada !” .</p>
<p>            Pada zaman dulu taman dikota Bandung terdapat dua macam taman dan di bangun sesuai peruntukannya seperti ;</p>
<p>1. Taman berfungsi  sebagai Monumen peringatan . Beberapa contoh misalnya         Pieterspark (Taman Merdeka) dan    Ijzerman park (taman Ganesha).  2. Taman kota biasa berfungsi sebagai lahan hijau terbuka contohnya al; Insulindepark (Taman Nusantara) dan Oranjeplein (Taman Pramuka).</p>
<p>             Bandung sebagi kota baru yang  dibangun oleh Kolonel purnawirawan <strong>V.I.Slors</strong> di awal tahun 1920an , Wilayah kota baru yang bergaya “Tropische stad” dan terdiri dari bangunan gedung  dan perumahan yang tergolong Lux dan modern buat zamannya yang didalamnya  Juga terdapat <em>park </em>dan <em>plein </em> dalam wilayah baru itu dan taman-taman itu erat kaitannya dengan kegiatan pasar malam tahunan ( Jaarbeurs ) dimana sinyo dan noni belanda bisa bersantai di taman yang ada disekitar areal itu jauh dari hiruk pikuk atraksi  jaarbeurs.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ada sebuah perkumpulan yang pertama kali membangun Taman  di kota Bandung th 1885 adalah perkumpulan pengusaha swasta “Bandoeng Vooruit” yang dirintis oleh Pieter Sijthoff sehingga Gemeente Bandung pada th 1936 dijuluki sebagai “Tuin-Stad”yang berarti Kota Taman atau  “Garden City”</p>
<p>               (Sebagai catatan:  <em>Akhir th 1970-an Kota Bandung pernah mendapat sumbangan taman dari Bang Nolly ( Cokropranolo) Gubernur DKI Jakarta dan taman itu terletak di Kiri-kanan jalan Taman Pahlawan Cikutra ….coba   sekarang apa masih ada tidak Yaaaa).</em></p>
<p>               Sementara itu sejak th 1917 wilayah bukit Dago Atas telah dikonservasi oleh “Bandoengsche Comite tot Natuurbescherming “ atau Komite Bagi Perlindungan Alam di Bandung, dibawah pimpinan Dr.W.Docters Van Leeuwen untuk dijadikan “Soenda Openlucht Museum”atau Moseum Alam Terbuka Sunda.</p>
<p>               Komite itu telah berhasil mengumpulkan sumbangan dan subsidi dari pemerintah sebesar f 3.000,- sebagian dana itu digunakan untuk pembebasan        ( uang  penggantian) tanah atau sawah penduduk yang terkena proyek pelestarian alam  .   </p>
<p>              Ir.Haryoto Kunto ( Kuncen Bandung ) di halaman 140 buku SBDR juga menyebutkan tentang apa yang dilakukan oleh  Botanikus Dr.Van Leeuwen  sbb:</p>
<p>              Dr.Van Leeuwen melakukan penelitian dan menemukan para penduduk menggarap hutan perawan di hulu Air terjun Dago(“Dago Waterval”)menjadi lahan pesawahan, mengingat bahwa hutan perawan disekitar air terjun itu , padahal di Areal Curug  Dago itu memiliki koleksi tanaman Anggrek yang Khas dan langka didapat dimanapun juga .</p>
<p>              Mengapa demikian ? sebagai wilyah bekas danau Bandung yang surut airnya. Dataran tinggi Bandung memiliki kemungkinan ditumbuhi jenis tanaman langka.Namun apalah artinga “kelangkaan” itu bagi manusia yang buta hati terhadap keindahan Alam Hayati ciptaan Illahi ?</p>
<p>               Banjir Bandang yang dahsyat menimpa kota Bandung di tahun 1917 mengisyaratkan kepada komite pimpinan Dr.Van leeuwen untuk mengambil langkah –langkah yang diperlukan, guna menyelamatkan kelestarian alam dan lingkungan wilayah kota Bandung, terutama daerah Bandung Utara yang sebagian besar hutan lindungnya telah digarap penduduk menjadi Pesawahan.</p>
<p>             Daerah perbukitan Dago Atas yang telah dikuasai Komite itu kemudian mereka jadikan sebuah “Cagar Alam dan Budaya” dengan nama “ Soenda Openlucht Museum” atau Moseum Alam Terbuka Sunda .</p>
<p>             Sebagaimana diketahui hutan di perbukitan Dago Atas memiliki jenis flora fauna yang langka, sebuah pesona alami ,berupa air terjun menghiasi cagar alam itu. konon menurut catatan Tuan Van Hien , seorang penghayat aliran kebatinan bangsa Belanda , penduduk bumiputra mempunyai kepercayaan, bahwa di air terjun Dago dan Cisarua ,ada “makhluk Halus” sebagai penunggunya ( lihat buku H.A.Van Hien, “Javaansche Gestenwereld” 1918).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>                Itulah sebabnya bila ada orang yang kecemplung, tenggelam pada jeram air terjun itu, jarang diketemukan kembali mayatnya , ya begitulah menurut Tuan Reitsma yang percaya takhayul, para korban itu jadi sandera mahluk halus …….   </p>
<p>( sereeem juga ya !  mari kita kembali ke judul diatas  maaf sedikit ngelantur. )</p>
<p>              Dalam perjalanannya kawasan Cagar alam terbuka Sunda itu dikenal sebagai bagian dari <em>kelompok hutan lindung Pulosari</em> kemudian diubah menjadi  Taman Wisata Alam Curug Dago sampai akhirnya Soenda Openlucht itu menjadi taman Hutan Raya Ir.H.Juanda . Hal ini tertuang didalam Surat keputusan Presiden no: 3 th 1985 tentang perubahan nama itu , peresmiannya dilakukan tanggal 14 Januari 1985 bertepatan dengan tanggal kelahir  tokoh Ir.H.Juanda itu. Dan Pengelolaannya berdasarkan SK Menteri Kehutanan No.192/Kpts-II/1985 diberikan kepada Perum Perhutani Unit III Jawa Barat. </p>
<p>&nbsp;</p>
<p>               Kemudian bagaimana nasib Air Terjun Curug Dago selepas di resmikannya THR.ir H.Juanda ? </p>
<p>                Karena letak Air Terjun Curug Dago  itu berjauhan dan terhalang oleh rumah penduduk sehingga terisolir jauh dari Tahura Ir.H.Juanda , jaraknya sekitar 1,5 km itu akhirnya terabaikan dan  lambat laun hilang dari peredaran peta pariwisata Jawa-barat.</p>
<p>              Taman Wisata Air Terjun “Curug Dago” menggeliat kembali setelah Penulis berhasil mengungkap kembali Prasasti 2 Raja Thailand , yang berada pada dua buah Batu Alam  , di tebing batuan  sebelah kanan didepan mulut air terjun Curug Dago itu, pada akhir bulan Desember 1988</p>
<p>               Seminggu setelah penemuan itu pada 7 Januari 1989 Rombongan dari Kedutaan Thailand bersama Biksu Pravithamtur didampingi oleh Drs. Anang Sumarna (mantan Kepala Pariwisata Jawa Barat ) dan keluarga Pangeran Paribrata yang tinggal di Dekat bunderan Siem ( Rumah Dahapati di Jl Cipaganti no:146 /sekarang ada warung Sop Buntut ) ditemani penulis berkunjung ke lokasi Prasasti 2 Raja Thailand  di Curug Dago itu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>                Setelah itu sedikit sekali ada kegiatan kecuali th 1990 Kompepar Dago mengadakan Pestival Pariwisata Dago dengan menampilkan kesenian tradisional Jawa-barat. Beberapa komunitas seni dan budaya sesekali memanfaatkan keasrian Curug Dago , untuk melukis bersama  begitu pula anak sekolah memanfaatkannya untuk Camping dll</p>
<p>                Dua tahun berlalu sejak ditemukannya kembali Kedua Prasasti Thailand itu di ekspose di masmedia , tidak ada satupun intansi terkait ; Dinas Purbakala, Dinas Pariwisata maupun Dinas Kehutanan yang menaruh perhatian terhadap nasib Taman Wisata Air Terjun Curug Dago  termasuk kedua prasasti didalamnya. Akhirnya Penulis (Omas Witarsa) menulis surat dan mengirimkanya pada tanggal 15 Juli 1990 kepada Yang Mulia Raja Thailand  Bhumipol Adulyadej di Citralda Palace , Bangkok Thailand. Untuk mendapat perhatian/konfirmasi  dan bantuan untuk melestarikan kedua prasasti tersebut .</p>
<p>                  Kemudian pada bulan Agustus   Raja Thailand melalui Sekretaris Pribadinya mengirim surat balasan kepada saya bertanggal 9 Agustus 1990  yang isinya mengakui tentang kedua inskripsi yang ditulis oleh Raja Chulalongkorn pada th 1901 dan Raja Prajathipok th 1929  di tempat itu (Curug Dago). Menyusul  surat kedua bertanggal 25 Januari ,B.E 2533 (1991) diterima penulis  yang isinya menjelaskan tentang permintaan / memohon bantuan kepada pemerintah Indonesia untuk melakukan pelestarian kedua benda bersejarah itu.</p>
<p>                   Setelah terjalin kerjasama antar Thailand -Indonesia , akhirnya Dinas Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala propins Jawa-barat, DKI Jakarta, Banten dan Lampung yang dipimpin oleh Alm .Drs Halwani Mihrob  beserta tim nya melakukan Ekskavasi di Situs Curug Dago dengan biaya  sekitar Rp 36 juta lebih  untuk membuat  2 buah Cungkup sebagai pelindung kedua batu prasasti . (lihat buku  Laporan penelitian  ………… )</p>
<p>                      Setelah itu menyusul  bantuan dari pejabat ITB untuk memperbaiki akses jalan menurun ke Curug Dago yang becek dan licin dengan  anak tangga sekitar 50 meter ke arah Curug Dago, kemudian  dinas Pariwisata , begitu juga dinas Kehutanan melakukan beberapa penataan dan penghijauan  dikawasan Curug Dago dan pemerintah Thailand juga memberikan dananya sebagian untuk Curug Dago  setiap tahun .</p>
<p>               Waktu silih berganti sampai pada13 Januari th 2003 dimana Duta Besar  Thailand berkerja sama dengan Rotary Club mengadakan kunjungan ke Lokasi prasasti Raja Thailand di Curuh Dago , kemudian malamnya saya diundang dalam Jamuan Malam oleh  Dubes Thailand di Hotel Panghegar  bersama dengan para Rotarian Bandung  . Kunjungan itu tampaknya bukan sekedar kunjungan konfirmatif semata  tetapi tentu lebih dari itu.    </p>
<p>                  Pada hari  sabtu tgl 25 Oktober 2003 Dubes Thailand Dr.Chaiyong Sachipanon    bersama  rombongan( 2 Bus ) warga Thailand mengadakan acara Peringatan kelahiran dan kematian Raja Chulalongkorn yang ke 150 tahun bertempat di atas Air Terjun Curug Dago lengkap dengan acara ritual yang dibantu oleh Para Biksu dari Vihara Vivasana Graha Lembang .(Raja Chulalongkorn Lahir tgl 20 September 1853 dan Wafat pada tgl 23 Oktober 1925 ).</p>
<p>                Melihat  acara yang berskala internasional  yang dapat kita jadikan Event setiap tahun itu ,seharusnya kita dapat menjadi  tuang rumah dan mampu mengambil manfaatnya , begitu juga warga sekitar Curug Dago hanya jadi  penonton saja , padahal dalam acara itu terdapat beberapa pejabat / dinas terkait yang hadir  seperti Drs.Memed Hamdan dari Pariwisata, dari Dinas Purbakala , dan Dinas Kehutanan Jawa-barat, serta beberapa usahawan dan konglomerat  dari Thailand .</p>
<p>                  Setelah peristiwa itu semua berjalan mengalir seperti air sungai  Cikapundung , yang kadang keruh oleh buangan kolam PLN yang berada di Tahura dan  dari PAM yang menguras airnya  justru dihari sabtu bahkan minggu, disaat  orang ingin menikmati gemericik dan jernihnya air sungai Cikapundung  yang memang sudah terkena polusi dari perumahan ITB dan rumah Penduduk sepanjang Sungai ( ada baiknya Para RW yang mendiami tepian Cikapundung dari hulu sampai ke hilir  sudah saatnya mnyediakan IPAL baik untuk limbah rumah tangga maupun industry . Memang sebaiknya ada kerjasama antara pengelola Tahura ,PLN dan Pariwisata dalam hal memilih hari , sebaiknya tidak hari libur , mungkin bisa hari Senin sampai Kamis.</p>
<p>                 Sampai pada akhir Mei 2008 suatu ketika hujan angin melanda Bandung dan sekitarnya, sebuah batu dari atas Tebing  menimpa  Cungkup Raja Chulalongkorn  dan membuat atapnya berantakan , peristiwa itu dilaporkan ke Kedutaan Thailand  dan dengan gerak cepat datang ke Bandung untuk  melakukan cek &amp;recek, lalu  sebulan kemudian lansung dikirimkan 2 bh Paviliun dalam bentuk Knokdown dari Kerajaan Thailand  berikut  1 orang Arsitek dibantu dengan 4 orang tukang dan penerjemah untuk  merenovasi cungkup lama dan diganti dengan 2 buah Paviliun kecil merah yang baru dan selesai di bangun pada pulan Juni 2009.</p>
<p>                     Rencana Louncing Kedua Paviliun Merah itu akan di adakan akhir bulan Juni 2008 itu katanya akan dihadiri oleh Putra Mahkota Raja Thailand , namun karena Sekretaris satu Kedutaan Thailan  Mr Nattapol Na Songkla sebagai Penanggung jawabnya  dipindahkan tugasnya   secara mendadak ke Negara lain, akhirnya acara itu batal begitu saja padahal kami telah mengirimkan proposal 2 minggu sebelumnya.</p>
<p>                Saat ini Saya bersama “Camel” (LSM Penjelajah Rimba dan Pendaki Gunung ) dan Dinas Kehutanan Tahura Ir.H Juanda , serta salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Bandung “ ITENAS”,   sedang mencoba mengghidupkan kembali kegairahan masyarakat di Curug Dago , serta akan meluncurkan “<strong><em>Cikapundung Rehabilitation Programe</em></strong>” yang rencananya akan di canangkan  pada tanggal <strong>22 Desember 2009</strong> di Curug Dago  Bandung. Diharapkan respon positif   masyarakat Bandung  untuk bisa  berpartisipasi mensukseskan program sungai Cikapundung Bersih ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p> <a href="omaswitarsa.blog"><img class="alignnone size-full wp-image-4" title="camping-flybancd" src="http://omas56.files.wordpress.com/2009/11/camping-flybancd.jpg?w=450&#038;h=492" alt="Spanduk tentang Taman Wisata Air Terjun &quot;Curug Dago&quot;" width="450" height="492" /></a></p>
<p> Sarana baru dengan harapan baru , melestarikan alam ku</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td>
<p>&nbsp;</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>                                Cikapundung Rehabilitation Programe (CRP) diluncurkan kepada Masyarakat, bertujuan memberikan contoh kepada masyarakat agar tidak mencemari sungai dengan sampah dan limbah keluarga,membersihkan sungai dari sampah, mengumpulkan, memilah dan mengolah , mengusahakan pengadaan Jaring Sampah dan mengolahnya dengan Teknologi Pencacah sampah,  dan direncanakan untuk memasang Pembangkit listrik tenaga air, Membuat MCK , serta mengembangkan  sanggar seni budaya Jawa-barat dan membuat agenda pertunjukan kesenian Tradisional  di Curug Dago..</p>
<p>                 Teknik biopori  akan kami coba terapkan sebagai Penampung air hujan dan menggantikan  fungsi babi hutan yang sering membuat lubang di hutan dan secara tidak langsung membuat sumur resapan dimana -mana , fungsi itu  harus kita gantikan karena babi hutan semakin langka habis diburu atau ditangkap untuk “adu Bagong”.    </p>
<p>                 Melihat sejarahnya Air Terjun Dago tampaknya memang memiliki  kelebihan dibanding  yang  lain (walau tidak setinggi Curug Omas di Maribaya )    antara lain</p>
<ol>
<li>Air terjun “Curug Dago” adalah Arena wisata Geologi dan merupakan  Rekaman Lahar dari Gunung Tangkuban Parahu Yang Legendaris ketika meletus; lihat tekstur batu hitam berlubang bekas gelembung yang meletus terkena air yang berada di Sungai Cikapundung .</li>
<li>Air terjun “Curug Dago” adalah bukti nyata hubungan Emosional antara Thailand  dan  Nusantara ( Indonesia ), terbukti dengan keberadaan Kedua prasasti 2 Raja Thailand di Curug Dago itu.</li>
<li>Air terjun “Curug Dago” saat ini merupakan hutan lindung  yang merupakan     Paru-paru kota   Bandung  .</li>
<li>Air terjun “Curug Dago” sangat cocok untuk   kegiatan Kontemplasi .</li>
<li>Air terjun “Curug Dago” adalah arena bermain (outbound  dll) untuk mengenal alam; karena memiliki keaneka ragaman hayati  yang perlu digali</li>
<li>Air terjun “Curug Dago” adalah bagian dari museum alam terbuka Bandung.</li>
<li>Air Terjun Curug Dago sangat tepat apabila dijadikan symbol Persahabatan ASEAN ( Monumen Persahabatan ASEAN ).</li>
<li>Air Terjun Curug Dago letaknya didalam kota ,strategis karena dekat dengan terminal Dago sehingga memudahkan pejalan kaki menuju kesana.</li>
<li>dll</li>
</ol>
<p>                   Perjuangan   belum   berakhir , dan kami berupaya dengan segala cara agar dapat mengembalikan fungsi Taman Wisata  Air Terjun Curug  Dago tidak sekedar hutan kota yang terlupakan , akan tetapi kami akan jadikan ia kekayaan yang tiada habisnya dihati kami . Walaupun luasnya tidak lebih dari lapangan sepak bola.  Seperti ungkapan di atas <strong><em>“Paradisi in sole, Paradisus territris”  </em>Taman dibawah terik matahari adalah surga diatas bumi .  </strong></p>
<p> (Omas Witarsa/LPM USDI- ITB ,November 2009)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/omas56.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/omas56.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/omas56.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/omas56.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/omas56.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/omas56.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/omas56.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/omas56.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/omas56.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/omas56.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/omas56.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/omas56.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/omas56.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/omas56.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=omas56.wordpress.com&amp;blog=10449257&amp;post=3&amp;subd=omas56&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://omas56.wordpress.com/2009/11/12/kembali-ke-taman-wisata-air-terjun-curug-dago/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b5f4352434389076b96ce32cbad24bd4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">omas56</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2009/11/untitled-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Untitled-1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://omas56.files.wordpress.com/2009/11/camping-flybancd.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">camping-flybancd</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://omas56.wordpress.com/2009/11/12/hello-world/</link>
		<comments>http://omas56.wordpress.com/2009/11/12/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 07:11:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>omas56</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=omas56.wordpress.com&amp;blog=10449257&amp;post=1&amp;subd=omas56&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/omas56.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/omas56.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/omas56.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/omas56.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/omas56.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/omas56.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/omas56.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/omas56.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/omas56.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/omas56.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/omas56.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/omas56.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/omas56.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/omas56.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=omas56.wordpress.com&amp;blog=10449257&amp;post=1&amp;subd=omas56&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://omas56.wordpress.com/2009/11/12/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b5f4352434389076b96ce32cbad24bd4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">omas56</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
